Deskripsi
Perubahan lanskap dunia kerja di era digital dan pasca-pandemi telah menciptakan tantangan baru bagi generasi muda, khususnya Generasi Z. Laporan World Economic Forum Future of Jobs 2025 memprediksi bahwa 50% pekerjaan akan terdampak otomatisasi, sementara LinkedIn 2024 Workplace Learning Report menempatkan Human Resource (HR) & People Analytics sebagai salah satu bidang keterampilan dengan permintaan tertinggi di Asia Pasifik.
Di Indonesia, 9,9 juta Gen Z (usia 15–24 tahun) tercatat sebagai NEET (Not in Employment, Education, or Training) menurut BPS 2024. Kondisi ini menandakan pentingnya peningkatan keterampilan yang relevan, termasuk keterampilan HR yang kini tidak hanya dikhususkan untuk praktisi SDM, tetapi juga bagi wirausahawan muda, calon manajer, dan profesional lintas bidang.
Bootcamp ini diinisiasi HR GenZ Academy untuk memberikan wawasan praktis dan inspiratif untuk Gen Z agar mampu meningkatkan employability, daya saing, dan kapasitas kepemimpinan di era kerja berbasis data dan AI.
